• Selamat Datang di Komunitas

    bergabunglah bersama jaringan dan kegiatan pelayanan kami. kami adalah gabungan pemuda dan remaja kristen yang ada di pulau Bali daerah Denpasar dan sekitarnya

  • Temukanku Menunggumu

    siapasih yang tidak kenal dengan sosok anjing hachiko, yang selalu menantikan tuannya hingga akhir hayatnya

  • Gabung di Fanbook Komunitas

    ayo.. gabung di fanbook komunitas berbagii cerita dan informasi KKR

  • Keluarga Merupakan Kebaikan Tuhan

    Ingatlah bahwa keluargamu sangat menyanyangimu dan mengajarkan hal yang baik kepadamu

  • Temukan Teman

    Komunitas ini adalah perkumpulan pemuda dan remaja dari berbagai background yang berbeda - beda, jadi siapakah dirimu ? mari bergabunglah

  • Bantuan dan Konseling Doa

    jika kamu semua meraskan gelisah butuh support jangan malu silahkan hubungi atau sms langsung untuk bantuan doa ke 085314151617

Posted by Gusti Dyanank
| 01.07


Di awal tahun yang baru... tahun 2010, di tengah suasana yang begitu penuh harapan dan sukacita, tiba-tiba saya seperti ditampar oleh suatu kenyataan yang sangat menyakitkan.
Setelah menerima sebuah email dengan subject:
PENTING !!! karena blog anda (julitamanik.blogspot.com) ada yang berusaha bunuh diri.

Singkatnya pesan yang disampaikan oleh seorang pemimpin rohani di sebuah gereja di Jakarta ini adalah ada 2 orang pemuda di gerejanya yang kecewa berat setelah membaca tulisan saya di blog ini.
Yang seorang mau bunuh diri (tapi berhasil digagalkan) dan seorang lagi pemuda lain kembali menjadi pecandu narkoba.
Tulisan yang mereka baca adalah tentang "A SORRY LETTER FROM XXX".
(mohon maaf... namanya terpaksa diinisialkan untuk mencegah dampak yang tidak diinginkan).


Ketika share hal ini dengan seorang teman saya yang kenal baik dengan XXX, ia meragukan kebenaran berita itu. Apalagi hingga kini balasan saya terhadap email tersebut belum direspon.
Tapi untuk urusan nyawa manusia dan kehidupan dalam kekekalan saya nggak suka berandai-andai.
Jadi saya anggap berita itu benar.

Intinya dalam email tersebut menceritakan tentang dua pemuda yang sangat mengagumi sosok XXX dan bertobat karena kesaksian hidup XXX.
Tapi setelah mengetahui bahwa sebagian besar kesaksian XXX itu tidak benar, mereka menjadi kecewa berat dan mungkin marah dan frustrasi....sehingga mengambil jalan pintas.
Karena sayalah yang menuliskan postingan tersebut, saya terkena dampaknya juga.
Sepertinya sayalah yang menyebabkan mereka mengambil keputusan bunuh diri dan kembali menjadi drugs addict, terlihat dari subject di email tersebut: karena blog anda (julitamanik.blogspot.com) ada yang berusaha bunuh diri.





Saya bisa membayangkan keluarga mereka yang berduka.
Sehingga saya menyalahkan diri saya, kalau saya nggak tulis, mereka nggak pernah akan tahu kebenaran yang sesungguhnya, dan mereka nggak akan mengambil keputusan yang sesat.
Tapi di sisi lain saya punya dilema, kalau saya nggak tulis, saya seperti orang yang berkonspirasi terhadap suatu ketidakbenaran.
(FYI: postingan tersebut dimuat atas sepengetahuan XXX, sebagai bagian dari klarifikasi)
Ada pengkhotbah yang berterimakasih atas klarifikasi tersebut, karena nyaris memberitakan kesaksian yang nggak benar tsb dalam kotbahnya.
Jadi ada 2 pihak yang bereaksi, ada yang 'say thanks' .....tapi ada juga yang marah sama saya. Saya jadi bingung.

Hal pertama yang saya lakukan..... nangis..... "loh kok jadi begini ?"


MISUNDERSTOOD IS JUST A PART OF LIFE.




Disalahmengerti sama orang lain itu benar-benar nggak enak.
Waktu itu begitulah teriakan saya...
"Tuhan maksud saya nulis di blog ini kan baik, melukiskan perjalanan hidup saya bersama Tuhan yang saya mau share ke teman-teman,
siapa-siapa saja yang memberkati hidup saya ... yang juga saya ingin share ke teman-teman,
supaya lebih banyak lagi yang mengenal kasih Tuhan......,
tapi kok malah sebaliknya... sekarang malah ada yang ingin suicide habis baca tulisan saya ???"

Bersyukur punya Tuhan yang bisa kita dengar suaraNya, yang bisa kita dengar nasehat-nasehatNya.
Saya hanya diingatkan apa yang Raja Salomo tuliskan dalam kitab Pengkhotbah,
"tak ada sesuatu yang baru di bawah matahari."
(Pengkhotbah 1:9)

MISUNDERSTOOD bukan hal baru, saya bukan orang pertama yang mengalaminya.
Usia kata ini sudah ribuan tahun. Bahkan Tuhan Yesus pun disalahmengerti tidak hanya oleh musuh-musuhNya, tapi juga disalahmengerti oleh orang-orang Yahudi, dan murid-muridNya yang begitu dekat kepadaNya.





Lha.....Tuhan Yesus saja disalahmengertiin... apa lagi saya?
Mungkin manusia bisa salah mengerti akan tujuan saya, tapi saya percaya Tuhan Yesus tidak salah mengerti kepada saya. Dia kenal saya jauh melebihi saya mengenal diri saya sendiri.
Kini tangisan saya sudah berhenti, saya menyerahkan semuanya kepada Tuhan.
Tadinya udah mau berhenti menulis, sudah terpikir apa harus menutup blog ini ?..., sekarang nggak lagi...
Saya mau terus bercerita dan bercerita akan apa yang Tuhan kerjakan di dalam hidup saya.
Tuhan Yesus terlalu dahsyat dan hebat untuk dicuekin.... mulut, hati dan tangan saya nggak sabar rasanya untuk bercerita tentang Dia.


"YES, I AM THE SAINT (of course... without the halo sign)"



Terus kenapa judulnya "BE A JESUS WANNABE....AND YOU WILL BE UNSHAKEABLE IN 2010" ?
Ya....karena itu tadi, nggak ada manusia yang sempurna.
XXX ngga sempurna, sehingga masih bisa salah.
Saya juga nggak sempurna, sangat banyak kesalahan juga.
Bahkan gembala di gereja kita, atau hamba-hamba Tuhan yang kita kagumi pun termasuk yang belum sempurna, dan masih bisa salah.
(Belum lihat ada lingkaran putih di atas kepalanya kan?)
Jangan sedih dulu... karena Tuhan tetap menyebutkan kita adalah orang-orang kudusNya, walaupun masih penuh dengan kekurangan. Tiap-tiap hari Tuhan membentuk kita masuk ke dalam kemuliaan demi kemuliaan yang semakin besar.Tiap hari kita makin disempurnakan.

Kembali ke topik, oleh karena itu.... bahaya sekali kalau kita mengandalkan pertobatan kita, atau perjalanan kita mengikut Tuhan kepada manusia yang kita kagumi, karena cepat atau lambat perjalanan itu akan kandas.
Kita akan menyerah dan menyangkali iman percaya kita.

Saya pikir sebaiknya pemimpin-pemimpin rohani mengajarkan hal ini kepada anak-anak rohaninya, karena Firman Tuhan sudah menubuatkan di akhir jaman akan banyak nabi-nabi palsu, hamba-hamba Tuhan palsu, sehingga bahaya sekali kalau orang yang kita layani terlalu fokus kepada manusia.

Sebaliknya kalau kita mengarahkan kekaguman kita hanya kepada Yesus, maka kita akan terus maju.
Karena hanya Tuhan Yesus yang sempurna.




Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.
(Ibrani 4:15)

Lebih dari 2000 tahun yang lalu Yesus ada di muka bumi ini dengan tubuh manusia, tubuh daging sama seperti kita.
Apa yang kita alami dalam hidup ini, Ia juga pernah rasakan. Penolakan, disalahmengerti, ditolak, dikecewakan, semuanya Dia alami. Tapi bedanya dengan kita, Ia tidak berbuat dosa atas semua yang terjadi dalam hidupNya. Malah sebaliknya Ia menanggung semua dosa-dosa kita.

Oleh karena itu, kalau kita mengidolakan Tuhan Yesus maka iman kita tidak akan pernah dikecewakan. Karena Yesus sempurna, He's the only one, the perfect Idol.
Mengidolakan manusia, cepat atau lambat pasti kita akan kecewa.

Saya mengikut Tuhan, sejak lahir baru, hmmm..., mungkin sudah lebih 20 tahun.
Dan selama rentang waktu itu, saya banyak bersinggungan dengan banyak jenis manusia, apakah dia rekan sekerja saya dalam pelayanan, pemimpin saya, orang-orang yang saya layani, yang mengecewakan hati saya. Tidak sesuai dengan harapan saya.
Kalau mau kecewa atas perbuatan mereka, mungkin saya sudah murtad belasan tahun yang lalu.

Sampai hari ini saya masih mengikut dan melayani Tuhan, pertama karena anugerah.
Kedua karena saya hanya mau mengidolakan Tuhan Yesus.
Fondasi iman saya adalah Tuhan Yesus. Bukan manusia.
Sehingga saya tidak akan pernah kecewa dan mandeg.

Friends.... perjalanan masih panjang.
Tahun 2010 baru saja dimulai dengan segala kesenangan dan kesusahannya.
Apapun itu, jangan kalah, maju terus dalam Tuhan.
Be a Jesus Wannabe... maka kita tidak akan kandas di tengah perjalanan iman kita.
We stand on unshakeable ground.

Karena Tuhan Yesus tidak pernah mengecewakan.
DIA SEMPURNA.

P.S Untuk kedua temanku, cepat sembuh, dan dipulihkan.
Jesus loves you more than anything.

All blessings,

Julita Manik

Tuesday, December 29, 2009


DARE TO DREAM in 2010



Serangkaian pelayanan Natal yang saya lakukan di tahun 2009, ditutup dengan kenangan yang sangat manis saat melayani di Natal GBI Asem Tiga Tegal, tanggal 27 Januari 2009 yang lalu.
Tegal adalah kota kecil, tapi mampu menunjukkan kemampuan yang besar dan terbaik bagi Sang Raja di hari Natal. Jujur itu di luar ekspektasi saya.

Mulai dari antrian jemaat yang sangat teratur dan rapi saat memasuki ruangan (pemandangan yang biasa di negera Barat, tapi sangat langka di Indonesia bahkan Jakarta...huhu..), musik pembuka sekualitas konser sekuler, penari-penari profetik, dan kejutan-kejutan manis sepanjang acara.
Hmmmh... ada fireworks loh..... yang seperti di konser-konser F4 atau RAIN..
All just I can say, "....wow...wow... OMG !... it is so beautiful."




Tapi yang paling mengesankan saya adalah ketika puluhan anak-anak Sekolah Minggu naik ke atas stage di akhir acara mengangkat selembar kertas yang berisikan impian mereka.



"THIS IS MY DREAM"




Banyak yang ingin menjadi dokter, pilot, polisi, pengusaha, pendeta, dan ada seorang gadis kecil nan cute yang membuat banyak orang tersenyum karena kertas yang diangkatnya bertuliskan "PELATIH ANJING".
Loh ....kok bisa?
Saya mau beri tahu teman-teman, anak-anak adalah pribadi yang paling berani bermimpi.
Mereka tidak pernah berpikir atau peduli tentang seberapa besar halangan yang akan menghadang mereka. Tapi semakin growing up mulai terjadi negosiasi dan kompromi terhadap mimpi kanak-kanak mereka... karena mulai melihat realita.


"DO YOU STILL DARE TO DREAM?"



Masa kanak-kanak saya dihiasi mimpi menjadi seorang Insinyur Pertanian.
Walau sedikit meleset, tapi not bad lah... paling nggak saya berhasil mewujudkan mimpi tersebut.
Bukan menjadi Insinyur Pertanian, tetapi Insinyur Teknik.
Tapi yang saya mau ceritakan kepada teman-teman bukanlah tentang mimpi Insinyurnya.
Di tengah-tengah masa perkuliahan saya, saya tahu ada a heaven's calling bagi saya untuk mulai menulis lagu-lagu rohani. Yang notabene sesuatu yang baru bagi saya dan sangat tidak saya kuasai.

I was not a singer either a musician. (boro-boro nyanyi, lha....ke gereja aja jarang kok...)
Juga jarang terlibat (kalau bukan karena terpaksa) dalam kegiatan-kegiatan musikal seperti vocal group kampus dsb.
Tapi karena meyakini itu adalah panggilan, saya hanya belajar taat dan percaya.

Seperti ketika masih kanak-kanak, ketika dapat panggilan dari Tuhan saya juga mau punya mimpi yang besar.
Saya katakan pada Tuhan, "Tuhan kalau Engkau mau pakai saya dalam bidang lagu rohani, jadikan saya berkat bagi banyak orang. Ijinkan lagu-lagu saya dinyanyikan dan mempengaruhi hidup banyak orang. Dan ijinkan saya memiliki album rohani untuk share lagu-lagu yang Kau berikan."

Ternyata lebih mudah untuk menjadi seorang Insinyur daripada seorang penulis lagu rohani.
Saya menjalani mimpi saya yang kedua ini dengan sangat sulit.
"PENOLAKAN", adalah bahasa sehari-hari dalam perjalanan mimpi saya.

Apakah kemudian saya masih berani bermimpi ?



I WORK HARD FOR MY DREAM



The best way to make your dreams come true is to wake up.
(Paul Valery)


It means you have to wake up and work hard for your dream, dan bukannya hanya berpangku tangan atau berkompromi mengecilkan mimpi kita.

Saya masih ingat, saat itu saya masih memberanikan diri untuk tetap punya mimpi menjadi penulis lagu dan penyanyi rohani yang memberkati banyak orang. Walaupun lagu-lagu saya ditolak karena mungkin memang kualitasnya belum bagus. Saya terus bermimpi bahkan ketika waktu dengan cepat berlalu dan sepertinya saya sudah tidak punya waktu dan pengharapan lagi.

Waktu perayaan Natal 27 Desember 2009 di Tegal itu ada statement dari Micheangelo yang ditayangkan di layar multimedia. Saya percaya teman-teman akan diberkati membacanya.

The GREATEST DANGER for most of us is not that our aim is TOO HIGH and we MISS it,
but that it is TOO LOW and we REACH it.
(Michelangelo)

Ketika halangan menghadang, bukankah seringkali kita berkompromi dengan mimpi yang saya percaya Tuhan taruhkan dalam hati kita?
Kita mulai mengecilkan mimpi kita, karena kita takut kita tidak akan pernah bisa mencapai sesuatu yang lebih besar.

Friends, kalau saya mengecilkan mimpi saya, maka tidak pernah akan ada album rohani dalam hidup saya, tidak ada lagu-lagu lagu lagi yang saya ciptakan direkam untuk memberkati banyak orang, karena yang ada di depan mata saya adalah IMPOSSIBILITY.
Come on.... I was 40 years at that time... Is it still possible?

Apa yang saya lakukan ?
Saya tetap menulis lagu, saya melibatkan diri dalam semua pelayanan yang berbau musik, seperti mengikuti training di gereja, menjadi singer, menjadi worship leader, melatih choir, belajar keyboard lagi, belajar gitar (aduuh... teman-teman seruangan saya rata-rata anak-anak kecil yang udah jago main gitar.. haha..), bahkan saya memaksakan diri saya belajar vokal ke guru vokal sekuler yang saat itu sangat ternama dengan teman-teman les saya yang rata-rata masih anak SMA (rasanya kalau ingat-ingat saat itu, urat saraf malu saya kayaknya udah putus semua....hahaha).


THE MOST IMPORTANT THING YOU SHOULD REMEMBER



WALK WITH GOD.

Halangan dan rintangan pasti ada. Oleh karena itu sangat penting untuk tetap berjalan bersama Tuhan.
Kalau tidak, maka besar kemungkinan kita menyerah di tengah jalan.
Atau ya.. itu.. mengecilkan mimpi atau tujuan-tujuan kita.

Waktu masih mahasiswa, saya pernah mendaki gunung bersama teman-teman pecinta alam.
Aduuh....beratnya, dan saya berkali-kali berpikir untuk menyerah dan putar haluan turun ke bawah lagi.
Tapi ketika akhirnya bisa sampai di puncak gunung, saya akan menyesali sekali kalau saya pernah berniat untuk mundur. Pemandangannya.... indahnya minta ampun. Dan yang bisa melihatnya secara langsung (bukan dari TV atau hasil bidikan kamera) hanyalah orang-orang yang berani bayar harga berjalan sampai puncak.
Saya bisa melihat awan-awan tipis berarak di bawah saya, dan tentunya melihat bunga legenda.... Eidelweiss sang bunga abadi langsung dari sumbernya.

BERJALANLAH BERSAMA TUHAN.
KARENA PROMOSI DATANGNYA DARI TUHAN.

For promotion cometh neither from the east, nor from the west, nor from the south.
But God is the judge: he putteth down one, and setteth up another.
(Psalm 75:6-7/KJV)

Alih-alih berpangku tangan, saya melibatkan diri ke dalam apapun bentuk pelayanan musik yang terbuka di depan saya. Saya tahu bahwa promosi bukan dari Barat atau Timur, ... dari Tuhan.
Tapi bukan berarti saya tinggal menunggu saja, karena Tuhan bisa pakai Barat atau Timur atau apapun juga untuk mempromosikan saya mencapai mimpi.

And I wanna tell you my friends... my dream came true.
When I walk with God, all the obstacles, all the barriers, all the impossible things, are not the big issues.


ARE YOU READY TO DREAM IN 2010?




Sebentar lagi tahun 2009 akan berlalu.
Saatnya mulai menuliskan resolusi di tahun 2010. Kita masih punya waktu untuk merenung.
Apakah kita masih berani bermimpi ? Atau sebaliknya kita mulai mengurangi standard resolusi 2010?

Saya harap jawabannya, "Ya...saya masih berani bermimpi dan mengerjakan mimpi saya. Karena bersama Tuhan ALL THING IS POSSIBLE, included my dreams."

Renungkan ini sebelum menuliskan resolusi baru.

Twenty years from now you will be more disappointed by the things that
YOU DIDN'T DO than by the ones you did do.
So throw off the bowlines. Sail away from the safe harbor. Catch the trade winds in your sails. Explore. Dream. Discover.
(Mark Twain)


All blessings,

Julita Manik
dikutip dari : julitamanik.blogspot.com

Konseler

Translate


Sms : 081339602603  
Contact : 0361 7474044 
Jln. Padang Luwih, Dalung
Kuta Utara, Badung Bali