• Selamat Datang di Komunitas

    bergabunglah bersama jaringan dan kegiatan pelayanan kami. kami adalah gabungan pemuda dan remaja kristen yang ada di pulau Bali daerah Denpasar dan sekitarnya

  • Temukanku Menunggumu

    siapasih yang tidak kenal dengan sosok anjing hachiko, yang selalu menantikan tuannya hingga akhir hayatnya

  • Gabung di Fanbook Komunitas

    ayo.. gabung di fanbook komunitas berbagii cerita dan informasi KKR

  • Keluarga Merupakan Kebaikan Tuhan

    Ingatlah bahwa keluargamu sangat menyanyangimu dan mengajarkan hal yang baik kepadamu

  • Temukan Teman

    Komunitas ini adalah perkumpulan pemuda dan remaja dari berbagai background yang berbeda - beda, jadi siapakah dirimu ? mari bergabunglah

  • Bantuan dan Konseling Doa

    jika kamu semua meraskan gelisah butuh support jangan malu silahkan hubungi atau sms langsung untuk bantuan doa ke 085314151617

Posted by Gusti Dyanank
| 21.18
Baca:  1 Timotius 6:2b-10

"Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka."  1 Timotius 6:10

Uang, uang dan uang, selalu menjadi topik utama dalam kehidupan manusia di dunia.  Tak seorang pun yang tidak membutuhkan uang.  Itulah sebabnya kita berkali-kali diingatkan agar berhati-hati dengan uang ini.  Begitu pentingkah ini?  Sangat penting!  Alkitab dengan keras menyatakan bahwa cinta uang adalah akar segala kejahatan.  Perlu digarisbawahi di sini, Alkitab tidak mengatakan akar dari segala kejahatan itu uang, melainkan cinta terhadap uang.  Uang memiliki sifat netral, bisa berguna untuk hal-hal yang positif atau negatif bergantung di tangan siapa uang itu berada.  Uang itu tidak jahat, tetapi cinta terhadap uang bisa saja membawa seseorang kepada segala jenis kejahatan.

     Dalam hidup ini ada hal-hal yang bersifat materi yang tidak bisa tidak harus kita penuhi seperti makanan, pakaian dan juga tempat tinggal.  Belum lagi kebutuhan-kebutuhan lain seperti biaya pendidikan, listrik, air, semuanya memerlukan uang!  Karena itu kita harus bekerja.  Dengan bekerja kita mendapatkan upah (uang).  Namun inilah yang menjadi pokok permasalahannya.  Jika kita tidak waspada hari-hari kita akan terus disibukkan dengan kegiatan memburu uang ini.  Ada tertulis:  "Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang,"  (Pengkotbah 5:9).  Karena memburu uang tidak sedikit orang menjadi lupa diri, lupa waktu, lupa ibadah, bahkan lupa keluarga.  Ada banyak kasus terjadi:  anak memberontak dan akhirnya terlibat narkoba karena kurangnya perhatian dari orangtua yang terus disibukkan dengan pekerjaan (memburu uang), isteri punya PIL karena suami jarang pulang dengan alasan lembur dan tugas di luar kota.  Jika anak atau isteri komplain, jawabnya ayah sibuk bekerja juga demi keluarga.  Bekerja, bekerja dan terus bekerja sampai-sampai kita mengabaikan jam-jam peribadatan.  Tanpa disadari sampai kita telah kehilangan kasih mula-mula.

     Karena memburu uanglah banyak dari kita yang tidak lagi mencintai Tuhan dengan segenap hati, padahal berkat-berkat materi yang kita miliki itu datangnya dari Tuhan dan Dialah yang memberikan kekuatan kepada kita untuk memperoleh kekayaan itu  (baca  Ulangan 8:18).  (Bersambung)

Konseler

Translate


Sms : 081339602603  
Contact : 0361 7474044 
Jln. Padang Luwih, Dalung
Kuta Utara, Badung Bali